BREAKING NEWS!!! Terkait Aksi 112, FPI Akhirnya Mengalah, Batal Turun Ke Jalan
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan mengatakan imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab telah berkomitmen untuk tidak turun ke jalan. Tetapi, masih ada kelompok yang belum sepakat terkait rencana aksi 11 Februari 2017.
Sumber
Sebelumnya Rizieq menyatakan komitmennya untuk tidak turun kejalan tanggal 11 Februari. Sore tadi Rizieq dan Bachtiar Nasir mendatangi Menko Polhukam Wiranto. Pertemuan berlangsung tertutup di rumah dinas Wiranto, Jl Denpasar, Kuningan, Jakarta Selatan. Seusai pertemuan, Wiranto, Habib Rizieq, Bachtiar Nasir, serta tokoh yang hadir lainnya terlihat berfoto sambil bergandengan tangan. Wiranto diapit oleh Rizieq dan Bachtiar. Ketiganya bergandengan tangan sembari tersenyum.
Sumber
Pertemuan membahas mengenai aksi 112 yang akan tetap digelar. Namun aksi itu tidak dalam bentuk long march, melainkan zikir dan tausiah nasional.
Mulanya FPI ngotot ingin melaksanakan aksi pada tanggal 11 Februari nanti. Aksi yang temanya beberapa kali sempat berubah dari aksi bela ulama menjadi aksi bela Al Maidah, kini berubah lagi menjadi acara zikir dan tausiah nasional.
Pada tulisan saya sebelumnya, saya memperkirakan bahwa satu hari sebelum aksi 112 akan ada pertemuan tertutup. Soal harinya saya salah tapi soal pertemuan tertutupnya saya tidak meleset hehehe. Saya mencoba ngeles kayak onta. Bisa dibaca di https://seword.com/politik/laskar-terguncang-aksi-112-terancam/
Nampaknya dugaan saya benar, bahwa mereka semakin lemah. Dukungan terhadap aksi tersebut tidak sebesar aksi-aksi sebelumnya, 411 dan 212. Isu yang diangkat awalnya adalah isu bela ulama hasil menggoreng persidangan Ahok saat menghadirkan Ketua MUI. Kehilangan isu membuat aksi tidak menyedot banyak massa. Apalagi tokoh sentral FPI sedang dilanda isu perselingkuhan dengan muridnya. Dan petinggi-petinggi lainnya juga sedang dilaporkan atas berbagai kasus pelanggaran hukum. Munarman sudah menjadi tersangka atas kasus fitnah terhadap Pecalang Bali.
Tarik menarik sempat terjadi. Polisi melarang aksi tersebut sementara FPI yang berkamuflase menggunakan nama FUI ngotot ingin melakukan aksi. Keriuhan ini semakin diperparah dengan komentar-komentar dari Fadli dzon dan Fahri Hamzah.
Namun sama seperti 212, Polisi dan FPI sedang adu gertak. Mereka sedang positioning. Melihat situasi yang semakin lama semakin tidak mendukung akhirnya FPI harus mengalami kekalahan lagi. Sama persis dengan 212 akhirnya aksi yang tadinya berupa pengerahan massa kini berubah menjadi zikir.
Tentu Kepolisian tidak dapat melarang acara zikir tapi dengan begitu aksi tersebut telah dilemahkan. Begitu pun saat 212 yang pada mulanya akan berupa aksi pengerahan massa tapi karena Polisi ngotot tidak boleh, maka berubah menjadi sholat Jum’at saja. Dan kita semua tau bagaimana akhir dari aksi 212, Jokowi datang ikut sholat bersama mencuri panggung Rizieq Shihab. Payung biru pun akhirnya marak dibahas diberbagai media.
Entah apakah ini hanya perasaan saya, tapi jika melihat foto saat Wiranto bergandengan dengan Rizieq dan para petinggi FPI. Nampak wajah-wajah lesu kecuali Rizieq yang terlihat tersenyum. Entah apalagi yang mereka bahas tapi disana terlihat wajah-wajah yang cukup familiar termasuk seorang ustad tua yang pernah mengeluarkan sayembara bunuh Ahok, dia ada disana juga.
Komitmen ini tentu sesuatu yang harus kita apresiasi. Saya yakin Rizieq Shihab akan memegang komitmennya untuk hanya mengadakan acara zikir nasional saja. Saya juga yakin acara tersebut sebagian besar akan dihadiri oleh internal mereka saja, para laskar FPI yang masih mengidolakan Rizieq. Pada acara tersebut bisa saja ada ceramah-ceramah hasutan untuk tidak memilih Ahok. Tapi yah biarlah, toh yang datang juga mereka-mereka lagi para laskar yang sejak dulu benci Ahok.
Sumber
Sebelumnya Rizieq menyatakan komitmennya untuk tidak turun kejalan tanggal 11 Februari. Sore tadi Rizieq dan Bachtiar Nasir mendatangi Menko Polhukam Wiranto. Pertemuan berlangsung tertutup di rumah dinas Wiranto, Jl Denpasar, Kuningan, Jakarta Selatan. Seusai pertemuan, Wiranto, Habib Rizieq, Bachtiar Nasir, serta tokoh yang hadir lainnya terlihat berfoto sambil bergandengan tangan. Wiranto diapit oleh Rizieq dan Bachtiar. Ketiganya bergandengan tangan sembari tersenyum.
Sumber
Pertemuan membahas mengenai aksi 112 yang akan tetap digelar. Namun aksi itu tidak dalam bentuk long march, melainkan zikir dan tausiah nasional.
Mulanya FPI ngotot ingin melaksanakan aksi pada tanggal 11 Februari nanti. Aksi yang temanya beberapa kali sempat berubah dari aksi bela ulama menjadi aksi bela Al Maidah, kini berubah lagi menjadi acara zikir dan tausiah nasional.
Pada tulisan saya sebelumnya, saya memperkirakan bahwa satu hari sebelum aksi 112 akan ada pertemuan tertutup. Soal harinya saya salah tapi soal pertemuan tertutupnya saya tidak meleset hehehe. Saya mencoba ngeles kayak onta. Bisa dibaca di https://seword.com/politik/laskar-terguncang-aksi-112-terancam/
Nampaknya dugaan saya benar, bahwa mereka semakin lemah. Dukungan terhadap aksi tersebut tidak sebesar aksi-aksi sebelumnya, 411 dan 212. Isu yang diangkat awalnya adalah isu bela ulama hasil menggoreng persidangan Ahok saat menghadirkan Ketua MUI. Kehilangan isu membuat aksi tidak menyedot banyak massa. Apalagi tokoh sentral FPI sedang dilanda isu perselingkuhan dengan muridnya. Dan petinggi-petinggi lainnya juga sedang dilaporkan atas berbagai kasus pelanggaran hukum. Munarman sudah menjadi tersangka atas kasus fitnah terhadap Pecalang Bali.
Tarik menarik sempat terjadi. Polisi melarang aksi tersebut sementara FPI yang berkamuflase menggunakan nama FUI ngotot ingin melakukan aksi. Keriuhan ini semakin diperparah dengan komentar-komentar dari Fadli dzon dan Fahri Hamzah.
Namun sama seperti 212, Polisi dan FPI sedang adu gertak. Mereka sedang positioning. Melihat situasi yang semakin lama semakin tidak mendukung akhirnya FPI harus mengalami kekalahan lagi. Sama persis dengan 212 akhirnya aksi yang tadinya berupa pengerahan massa kini berubah menjadi zikir.
Tentu Kepolisian tidak dapat melarang acara zikir tapi dengan begitu aksi tersebut telah dilemahkan. Begitu pun saat 212 yang pada mulanya akan berupa aksi pengerahan massa tapi karena Polisi ngotot tidak boleh, maka berubah menjadi sholat Jum’at saja. Dan kita semua tau bagaimana akhir dari aksi 212, Jokowi datang ikut sholat bersama mencuri panggung Rizieq Shihab. Payung biru pun akhirnya marak dibahas diberbagai media.
Entah apakah ini hanya perasaan saya, tapi jika melihat foto saat Wiranto bergandengan dengan Rizieq dan para petinggi FPI. Nampak wajah-wajah lesu kecuali Rizieq yang terlihat tersenyum. Entah apalagi yang mereka bahas tapi disana terlihat wajah-wajah yang cukup familiar termasuk seorang ustad tua yang pernah mengeluarkan sayembara bunuh Ahok, dia ada disana juga.
Komitmen ini tentu sesuatu yang harus kita apresiasi. Saya yakin Rizieq Shihab akan memegang komitmennya untuk hanya mengadakan acara zikir nasional saja. Saya juga yakin acara tersebut sebagian besar akan dihadiri oleh internal mereka saja, para laskar FPI yang masih mengidolakan Rizieq. Pada acara tersebut bisa saja ada ceramah-ceramah hasutan untuk tidak memilih Ahok. Tapi yah biarlah, toh yang datang juga mereka-mereka lagi para laskar yang sejak dulu benci Ahok.
0 Response to "BREAKING NEWS!!! Terkait Aksi 112, FPI Akhirnya Mengalah, Batal Turun Ke Jalan"
Post a Comment